Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH BEBAN LALU LINTAS TERHADAP KERUSAKAN PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS SEGMEN JALAN BANJARBARU – BATI-BATI Jihan Alya Nabillah; Iphan F Radam
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.503 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2669

Abstract

Analisa Karakteristik Curah Hujan Dari Data Curah Hujan Satelit GPM Menggunakan Klasifikasi Schmidt-Ferguson di Kabupaten Tanah Laut Muhammad Chairi Munanjar; Muhammad Rizan Adam; Jihan Alya Nabillah
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Resit Multidisiplin Edukasi (Edisi Januari 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola curah hujan dengan menganalisis karakteristiknya menggunakan metode Schmidt-Ferguson di Kabupaten Tanah Laut. Data yang digunakan berasal dari data curah hujan satelit GPM (Global Precitipation Measurement) yang disediakan oleh NASA melalui website https://giovanni.gsfc.nasa.gov/giovanni/ yang meliputi data sekunder dengan memasukan data tahun pengamatan dari tahun 2014 sampai 2023 dan titik koordinat lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola curah hujan Kabupaten Tanah Laut selama periode tersebut adalah pola Monsoon, dengan peningkatan curah hujan pada bulan Desember, Januari dan Februari. Sebaliknya pada bulan Juli, Agustus, September, Oktober terjadi penurunan curah hujan namun tidak dianggap musim kemarau karena curah hujan masih tinggi. Berdasarkan klasifikasi Schmidt-Ferguson, karakteristik hujan di Kabupaten Tanah Laut termasuk tipe B (Basah) dengan nilai Q sebesar 16,33.
PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN SEI. BULUH DI DESA TEBING SIRING KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT Misnawati; Theriqa Farah Diba Iftitah; Jihan Alya Nabillah
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.37

Abstract

Pembangunan jembatan secara umum didasarkkan untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah, aliran sungai, saluran irigasi, kaki jalan, jalan kereta api. Pelaksanaan pembangunan jembatan sangat penting dalam konteks pemantauan dan evalusai pada tahapan proses peroyek langsung. Setiap proyek konstruksi, terutama proyek pembangunan infrastruktur yang melibatkan investasi besar dan dampak yang signifikan bagi masyarakat, pemantauan yang teratur dan metode pelaksaan yang benar adalah kunci untuk memastikan kelancaran dan kesusksesan proyek. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanah Laut yang telah berhasil membangun sebanyak tiga puluh tiga jembatan yang ada di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Salah satu jembatan yang telah di bangun yaitu jembatan yang ada di desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin yaitu dengan panjang bentang dua puluh koma tiga puluh dua meter. Pelaksanaan pembangunan jembatan sei.buluh desa Tebing Siring kecamatan bajuin kabupaten tanah laut yang telah dilaksanakan oleh CV. Ananda Nina Pratama ini di sebabkan adanya bencana banjir sehingga sungai buluh yang ada di desa tebing siring ini meluap dan mengakibatkan putus pada dua sisi optit hembatan tersebut. Disebabkan dari kerusakan infrastruktur jembatan ini berdampak kepada masyarakat untk tidak dapat melakukan aksesibilitas, sehingga tujuan dari pelaksanan proyek ini yaitu untuk mempermudah mobilisasi warga dalam meningkatkan perekonomian di wilayah setempat. Kata Kunci: Jembatan, Pelaksanaan, Proyek, Pembangunan
METODE PELAKSAAN PEKERJAAN PENINGKATAN STRUKTUR RUAS JALAN TARJUN-SERONGGA Jihan Alya Nabillah; Norminawati Dewi; Muhammad Hario Fatah
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.40

Abstract

Dalam proyek peningkatan struktur jalan, laporan metode pelaksanaan memiliki peran yang sangat penting untuk keberhasilan proyek. Laporan ini menyediakan panduan terperinci bagi semua pihak yang terlibat, dengan langkah-langkah yang jelas agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai standar yang ditetapkan. Metode pelaksanaan yang terstruktur memungkinkan pengawasan kualitas yang efektif dan memastikan setiap tahap sesuai dengan prosedur yang disetujui, guna mencapai hasil optimal. Selain itu, laporan ini juga mendukung manajemen waktu dan biaya, memastikan alokasi sumber daya yang efisien, serta penyelesaian proyek tepat waktu dan sesuai anggaran. Laporan metode pelaksanaan membantu mengidentifikasi potensi hambatan dan menyediakan solusi yang efektif untuk mengatasinya. Aspek kepatuhan terhadap regulasi juga sangat penting, mengingat proyek infrastruktur, termasuk peningkatan jalan, diatur oleh berbagai standar dan peraturan. Laporan ini menjamin bahwa semua aspek pekerjaan mematuhi regulasi yang berlaku, mengurangi risiko pelanggaran hukum. Selain itu, laporan metode pelaksanaan menjadi bagian penting dari dokumentasi proyek yang berguna untuk audit, pengawasan, dan evaluasi kinerja. Dokumentasi ini juga membantu dalam penyelesaian klaim atau perselisihan di masa depan. Laporan ini memastikan pemahaman yang sama di antara semua pihak yang terlibat, mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan koordinasi tim proyek. Pada akhirnya, laporan ini menjadi dasar evaluasi kinerja proyek dan identifikasi area yang perlu perbaikan untuk proyek mendatang. Dengan demikian, metode pelaksanaan memainkan peran krusial dalam memastikan kelancaran, keselamatan, dan kualitas proyek peningkatan jalan. Kata Kunci: Metode Pelaksanaan, Struktur Jalan, Proyek Infrastruktur
UJI KUALITAS AIR BERSIH PADA SARANA (PAMSIMAS) DI DESA TAMBAK PADI Jihan Alya Nabillah; Ahmad Ridhani Noorfauzi; Dhia Alfa Della
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini. untuk mengetahui. kualitas air Program Pamsimas. berdasarkan sifat fisika, kimia dan mikrobiologi di Desa Tambak Padi Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptifi yang bertujuan untuk memperoleh hasil uji kualitas air pada sarana air bersih Program Pamsimas. Total sampling menggunakan 1 sumber air Pamsimasa. Kualitas fisik air di sesuaikan dengan Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil uji parameter fisika. air yang diperoleh yaitu warna 10 TCU, suhu 22,7°C, dan TDs sebesar 76 mg/L. Hasil uji parameter kimia diperoleh Nitrit 0,2886 mg/L, Besi <0,138 mg/L, Mangan <0,046 mg/L, pH 7,71, Nitrat 1,15 mg/L, Krom Valensi <0,0017 mg/L, Arsen <0,007 mg/L, Kadmium <0,001 mg/L, Timbal 0,0022 mg/L, Flourida <0,0242 mg/L. Hasil parameter uji mikrobiologi diperoleh hasil untuk pemeriksaan coliform sebesar 110 CFU/100 ml. Kata Kunci: Sifat Fisika, Kimia, Mikrobiologi, Pamsimas, Pengujian air
ANALISIS BIBLIOMETRIK PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM BETON BERPORI TREN DAN PERKEMBANGAN 2019-2024 Noorfauzi, Ahmad Ridhani; Kurniawan, Budi; Nabillah, Jihan Alya
Construction and Material Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Construction and Material Journal Vol. 7 No. 1 Mei 2025
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v7i1.7434

Abstract

This research was conducted to present a comprehensive bibliometric analysis of research trends and developments using recycled aggregates in pervious concrete from 2019 to 2024. The Publish or Perish application was used to collect bibliometric data from Google Scholar metadata relevant to the research topic. Publish or Perish is free software with a non-commercial license issued by its developer and used for academic purposes. 200 relevant publications were analysed to identify research patterns, collaboration networks, and emerging topics in this field. The results show a fluctuating but generally increasing trend in publications, with the highest activity in 2020 (43 publications) and sustained interest through 2023 (39 publications). Recycled Concrete Aggregate (RCA) emerged as the dominant research focus (22% of material-specific studies), followed by industrial waste materials (11%). The network analysis reveals increased international collaboration and a greater focus on sustainability aspects. This study identified major clusters of research on mechanical properties, durability, and permeability optimization. Through the analysis, important insights are presented for sustainable construction researchers and practitioners with the progress that has been made, as well as areas that require further investigation in the development of pervious concrete made from recycled materials.
Analisis Kinerja Ruas Jalan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Jihan Alya Nabillah; Hafsha Yanti Siregar
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaihari District with the largest population in Tanah Laut Regency, as well as the road sections in Pelaihari District that are of concern are the main routes connecting several areas, namely Jalan A. Yani, Jalan Pancasila, Jalan KH. Mansyur. The roads above have an important role in supporting community mobility and economic activities in the region. The purpose of this study was to determine the performance of the road sections in Pelaihari District and to determine the worst Level of Service (LOS) value of the 3 roads reviewed. Analysis of road section performance using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual method (MKJI 1997). The primary data needed are traffic volume data and road geometric data. Secondary data in the form of research location data and the population of Tanah Laut Regency. The results of data processing showed that the peak volume of vehicles that occurred on Jalan A. Yani, namely at 14.00-15.00 WITA was 1082.35 smp/hours, the peak volume of vehicles on Jalan Pancasila and Jalan KH. Mansyur obtained at 17:00-18:00 WITA respectively at 734.4 smp/hours and 598.2 smp/hours. Where the worst saturation degree value was obtained on Pancasila Street, which was 0.64 with Level of Service category C with stable flow information, with this value proving that the performance of the road section in Pelaihari District is still quite good.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Bundaran Tuntung Pandang Kabupaten Tanah Laut Hafsha Yanti Siregar; Jihan Alya Nabillah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increase in population and the growth of motorized vehicles have led to higher traffic volumes at several main intersections, one of which is the Signalized Intersection of Bundaran Tuntung Pandang, which connects the northern approach (Jalan Datu Insyad), southern approach (Jalan A. Syairani), and western approach (Jalan H. Boejasin). This study aims to analyze the performance of the Bundaran Tuntung Pandang signalized intersection using the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI, 1997) and the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI, 2023). The parameters analyzed include traffic volume, approach capacity, degree of saturation (DS), and level of service (LOS). The results of the analysis show that the northern approach (Jalan Datu Insyad) has the highest degree of saturation (DS) value of 3.460 (LOS F), followed by the southern approach (Jalan A. Syairani) with 3.346 (LOS F), and the western approach (Jalan H. Boejasin) with 2.775 (LOS F). These results indicate that the traffic flow operates at Level of Service F, meaning that the intersection is in a congested condition with unstable traffic flow. Therefore, signal optimization and traffic management strategies are required to improve the intersection’s performance and reduce congestion levels in the area.
Analisis dan Solusi Kemacetan Lalu Lintas di Simpang Bersinyal (Studi Kasus: Simpang Bersinyal Jl. Panglima Batur Kota Banjarbaru) Munanjar, Muhammad Chairi; Jihan Alya Nabillah; Hafsha Yanti Siregar
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjarbaru as one of the strategic cities is experiencing rapid development. This development has an impact on increasing vehicle volume. One of the intersections that often experiences congestion is the signalized intersection on Jalan Panglima Batur, which connects the North Approach (Jalan Pangeran Suriansyah Ujung), the South Approach (Jalan Pangeran Suriansyah), and the West Approach (Jalan Panglima Batur Timur) and the East Approach (Jalan Panglima Batur). This study aims to analyze the performance of the signalized intersection of Jalan Panglima Batur using the MKJI method, 1997. The parameters analyzed include traffic volume, approach capacity, degree of saturation (DS), and level of service (Level of Service/LOS). The results of the analysis show that the East Approach (Jalan Panglima Batur) which has the worst degree of saturation and LOS values ​​compared to the other 3 intersection approaches has the same Level of Service (LOS) value, namely type F. This condition indicates that the intersection capacity is no longer able to accommodate the existing traffic volume, causing congestion, large delays, and long queues at all approaches. To improve intersection performance, improvements are needed, such as adjusting signal cycle times, widening lanes on approaches with the highest traffic volumes, and restructuring activities around the intersection that cause high side traffic, particularly in shopping areas.
Pendampingan Pengawasan Optimasi Lahan Rawa Pada Konstruksi Pintu Air 6m di Desa Tabat Kabupaten Hulu Sungai Tengah Jihan Alya Nabillah; Muhammad Chairi Munanjar; Tekad, Tekad; Sur, Widiya Astuti Alam; Dewi, Norminawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v10i2.372

Abstract

Lahan rawa memiliki potensi produktivitas tinggi namun masih belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan pengelolaan yang kurang tepat. Program Upaya Khusus Optimasi Lahan Rawa yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas tanaman melalui pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur tata lahan dan tata air. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendukung kesejahteraan petani. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pelaksanaan program menghadapi kendala kurangnya sumber daya manusia yang ahli di bidang teknik sipil, sehingga diperlukan pendampingan teknis guna memastikan pekerjaan sesuai rencana dan spesifikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menjadi solusi strategis untuk memberikan dukungan pengawasan teknis selama pembangunan, menjamin kualitas konstruksi, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan serta pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, PKM ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap optimalisasi lahan rawa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Pada hasil perhitungan pada pintu air jika dibandingkan dengan perencanaan terdapat sedikit perbedaan pada panjang bangunan sehingga tidak bisa dipersentasekan kurang dari 100%  yaitu 95,46% pada pintu air 1 dan 93,87% pada pintu air 2.