Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi oleh guru pengampu dalam melaksanakan latihan ekstrakurikuler bulu tangkis bagi siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri Jepara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kompleksitas kebutuhan siswa berkebutuhan khusus, khususnya dalam hal hambatan sensoris dan hambatan intelektual yang menuntut pendekatan yang adaptif dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pengampu ekstrakurikuler bulu tangkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan karakteristik siswa yang memerlukan strategi latihan berbeda, keterbatasan fasilitas latihan, serta minimnya pelatihan khusus bagi guru dalam merancang program olahraga adaptif. Meskipun demikian, guru mampu menyesuaikan pendekatan melalui penggunaan bahasa isyarat, demonstrasi visual, serta pemberian instruksi bertahap dan pujian sebagai bentuk penguatan positif. Selain itu, dukungan dari kepala sekolah dan lingkungan sekolah menjadi faktor pendukung utama dalam keberlangsungan pelaksanaan latihan ekstrakurikuler ini. Keseluruhan temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler bulu tangkis di SLB Negeri Jepara dapat berjalan dengan baik apabila strategi pelaksanaan latihan ekstrakurikuler bagi siswa berkebutuhan khusus disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan didukung oleh lingkungan yang kondusif.
Copyrights © 2025