Dwi Gansar Santi Wijayanti
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP N 1 Kendal Sahfa Hany Rachma; Ipang Setiawan; Dwi Gansar Santi Wijayanti; Bambang Priyono
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 1 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i1.11936

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas khusus olahraga SMP N 1 Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas khusus olahraga (KKO) SMP N 1 Kendal. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kebugaran jasmani Indonesia anak usia 13-15 tahun. Penelitian ini memperoleh hasil tes kebugaran jasmani Indonesia siswa KKO SMP N 1 Kendal bahwa dari 55 siswa yang memperoleh kategori sangat baik tidak ada satupun, terdapat 7 siswa yang masuk kategori baik (12,7%), terdapat 30 siswa yang masuk kategori sedang (54,5%), terdapat 18 siswa yang masuk kategori kurang (32,7%) dan tidak ada yang masuk kategori sangat kurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani siswa KKO SMP N 1 Kendal yaitu faktor latihan, faktor makanan dan faktor istirahat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa KKO SMP N 1 Kendal berada pada kategori sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani siswa pada kelas khusus olahraga yaitu faktor latihan.
Pengembangan Senam Membara Dalam Pembelajaran Aktivitas Senam Ritmik Pada Siswa SMA/SMK di Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Salsa Nevita Rellyana; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 1 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i1.19269

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan pengembangan Senam Membara dalam pembelajaran senam ritmik. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Pengembangan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu diperoleh dari kuesioner validasi ahli terdiri dari 1 ahli senam dan 2 ahli pembelajaran dan juga kuesioner yang diberikan kepada siswa yang diteliti. Hasil persentase rata rata dari validasi ahli yaitu mendapatkan rata rata 85,75% (sangat baik) dengan adanya masukan mengenai musik dan gerakan dalam pengembangan Senam Membara. Subjek penelitian adalah siswa SMA/SMK di Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah, terdapat 2 sekolah yaitu MA Windusari dan SMKN 1 Windusari. Hasil rata rata uji skala kecil yaitu 75,93% dengan kriteria Baik dan hasil rata rata uji coba skala besar yaitu 82,63% dengan kriteria Sangat Baik. Berdasarkan hasil pengembangan Senam membara ini, maka dapat disimpulkan pengembangan Senam Membara dapat diterapkan dalam model pembelajaran aktivitas senam ritmik pada siswa MA Windusari dan SMKN 1 Windusari.
Pengembangan Model Senam Sahaja Renjana Dalam Pembelajaran Aktivitas Senam Ritmik Pada Siswa SMP Di Kecamatan Karanganom Rachmad Irfan Nur Maliki; Dwi Gansar Santi Wijayanti; Agus Pujianto; Ipang Setiawan
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 1 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i1.19419

Abstract

Pembelajaran yang efektif sangat penting untuk keberhasilan pendidikan, terutama dalam pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran senam ritmik yang lebih menarik bagi siswa sekolah menengah pertama di Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan menciptakan produk senam “Sahaja Renjana”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil uji coba skala besar menunjukkan bahwa aspek kognitif peserta didik memperoleh nilai rata-rata sebesar 63,75% (Cukup Baik), meskipun siswa cenderung bermain sendiri dan kurang memperhatikan saat praktik. Pada aspek afektif, siswa mencapai presentase 64,57% (Cukup Baik), menunjukkan bahwa senam sahaja renjana efektif dalam mengajarkan sikap kerjasama, kejujuran, tanggung jawab, dan sportifitas. Aspek psikomotorik menunjukkan presentase 68,4% (Cukup Baik), menandakan bahwa senam sahaja renjana diterima dengan baik oleh peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memandu para guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang inovatif dan efektif pada peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pengembangan Senam Animal Ceria Dalam Pembelajaran Aktivitas Senam Ritmik Pada Siswa SD Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten Armayta Dwi Tadita; Dwi Gansar Santi Wijayanti; Agus Pujianto; Ipang Setiawan
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 1 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i1.19422

Abstract

Pembelajaran senam ritmik di tingkat sekolah dasar masih perlu pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pengembangan Senam Animal Ceria pada pembelajaran senam ritmik siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang mengacu dari Borg & Gall. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang diperoleh dari 1 ahli senam dan 3 ahli pembelajaran, serta data kuisioner dan pengamatan yang didapat dari uji coba skala kecil yang dilakukan pada siswa kelas III di SD N Beku dan uji coba skala besar dilakukan pada siswa kelas III dan IV di SD N 2 Karangan dan SD N 2 Gledeg. Berdasarkan hasil kuisioner uji coba skala kecil, diperoleh rata-rata hasil kuisioner sebesar 91,83% (sangat baik). Sedangkan pada uji coba skala besar diperoleh rata-rata hasil kuisioner sebesar 87% (sangat baik). Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan produk senam dengan nama “Senam Animal Ceria” yang dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran senam ritmik. (2) model Senam Animal Ceria layak diterapkan pada pembelajaran pendidikan jasmani siswa sekolah dasar kelas III dan IV di Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten.
Analisis Keterampilan Gerak Jump Shoot Bola Basket Pada Akademi Putra Narayani Basketball Riska Andriyani; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 1 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i1.25186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rangkaian gerak keterampilan jump shoot dalam permainan bola basket pada pemain putra di klub Narayani Basketball, berdasarkan prinsip biomekanika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, serta memanfaatkan perangkat lunak Kinovea untuk menganalisis data gerak. Populasi penelitian terdiri 30 atlet putra Narayani basketball, dengan lima orang sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diketahui rentang sudut lengan berada pada 72,7⸰ hingga 142,9⸰, lebar kaki memiliki jarak 12,17 cm hingga 26,14 cm, sedangkan sudut badan dan kaki membentuk gerakan ekstensi maksimal sebesar 180⁰, yang menunjukkan posisi vertikal tubuh saat melakukan tembakan sehingga menghasilkan tinggi maksimal bola sebesar 373,09 cm hingga 412,05 cm. Pada saat melakukan jump shoot sudut lengan, posisi tubuh dan tinggi lompatan memiliki peranan penting terharap arah pelepasan bola lurus pada keranjang. Sesuai dengan prinsip BEEF sudut lengan membentuk gerakan fleksi sebesar 90⁰ dan sudut badan mebentuk gerakan ekstensi maksmial 180⁰. Tingi maksimal bola sebesar 3,83meter memiliki peluang besar untuk menghasilkan skor, sedangkan jika lebih rendah cenderung menghasilkan airball. Tinggi lompatan turut memengaruhi keberhasilan jump shoot, namun harus disertai dengan timing tepat dan kekuatan otot lengan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan jump shoot dipengaruhi oleh keselarasan antara sudut tubuh, tinggi lompatan dan kekuatan otot lengan.
The Development of the Luyung Gymnastics Model in Rhythmic Gymnastics Learning Activities for Elementary School Students in Karangnongko District Shabrina Bilqiss Nabilla; Dwi Gansar Santi Wijayanti; Agus Pujianto; Ipang Setiawan
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 6 No. 2 (2025): INAPES
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v6i2.27860

Abstract

The scope of physical education in independent curriculum includes games and sports, developmental activities, gymnastics activities, rhythmic activities, aquatic activities, extracurricular education, health, and others. Physical education in elementary school consists of three stages, namely Stage A consists of grades 1 and 2, Stage B consists of grades 3 and 4, and finally Stage C consists of grades 5 and 6. This research aims to develop gymnastics movements in rhythmic movement learning at the elementary school level. The development model used in this research is Research and Development (R&D) which is a research method used to produce products, and test the effectiveness of products. This research approach involves need analysis, model design, and evaluation. This research stage starts from initial observation with interview technique then continued with planning, product development, trial, revision to dissemination. The results of large-scale trials showed that the cognitive aspects of students obtained 82.91% which were included in the Very Good category. In the affective aspect, students obtained a presentation of 82.01% which was included in the Very Good category. And in the psychomotor aspect, students obtained a presentation rate of 82.21% which was included in the Very Good category. The result of this research is in the form of a "Luyung" gymnastics development product designed to increase students' interest in learning and become a reference for sports teachers to design rhythmic gymnastics movements that are more creative and efficient in improving the quality of learning.
Analisis Kebugaran Jasmani Siswa Ditinjau Dari Keikutsertaan Ekstrakurikuler Olahraga Di SMP Islam Nudia Semarang Wisnu Maula Wardana; Wahyu Ragil Kurniawan; Cahyo Yuwono; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v5i2.2628

Abstract

Extracurricular activities as additional activities outside of learning hours have not been carried outso that extracurricular participants do not know the benefits and achievement of goals in thecomponents and functions of physical fitness. This type of research is a quantitative descriptive surveywith observation, tests, and documentation as data collection techniques. The population andresearch sample were all extracurricular sports participants at Nudia Islam Junior High School. Theresults showed that the level of physical fitness was classified as sufficient with an average value of17.6; the level of physical fitness of extracurricular futsal at junior high school was classified as goodwith an average value of 18.7; the level of physical fitness of pencak silat extracurricular at NudiaIslamic Junior High School was classified as sufficient with an average value of 16.5. Students'physical fitness has not reached the standard of good physical fitness condition
Pengaruh Latihan Shooting Sasaran Tetap dan Sasaran Berubah Dengan Media Latihan Ban Bekas Terhadap Ketepatan Shooting (Studi Kasus : Siswa SSB Putra Podorejo U-12 2022) Muhamad Arifudin; Mohamad Annas; Ranu Baskora Aji Putra; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v5i2.2867

Abstract

Shooting is one of the basic techniques for creating goals if done accurately. Target practice is one thing to train the shooting accuration. This research aims to determine the effect of shooting practice at fixed targets and changing targets using used tires on shooting accuracy. The metode that used is experiment quantitative metode. The sample of this research is 24 students of Putra Podorejo Football-School U-12 which is divided to experiment class and control class using A-B-B-A pattern. Based on the research results obtained average pre-test for the experiment class 9,16 post-test 15,91 the mean differences is 6,75 from tcount = 6,787 ≥ ttabel = 1,812. The average of the control class is 9,08 post test is 13,75 the different mean is 4,67 for tcount = 4,304 ≥ ttabel = 1,812 with level α= 0,05 Ho rejected and Ha accepted. Post test average difference test for experimet class and control class is 15,91-13,75 = 2,16 with tcount 2,095. The conclusion of this research is there is a significant effect of shooting practice at fixed targets and changing targets using used tires on shooting accuracy
Efek Permainan Bola Basket 3x3 Terhadap Perubahan Heart Rate Atlet Putri Celena Basketball Academy Tri Oktavia, Hasna; Roas Irsyada; Ipang Setiawan; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulanya bola baket dimainkan dengan format 5on5, inovasi baru berupa permainan bola basket 3x3 muncul. Terdapat perbedaan aturan, jumlah pemain dan ukuran lapangan. Permainan 3x3 dinilai memiliki tuntutan fisiologis lebih besar dinilai dari intensitas yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan bola basket 3x3 terhadap perubahan HR dan intensitas yang dihasilkan. Subjek penelitian ini 14 atlet putri Celena Basketball Academy (usia 14,07±0,99 tahun, berat badan 50,04±7,41 Kg dan SPO2 97,35±1,27 %). Penelitian menggunakan metode kuantitatif  dengan quasi eksperimental. Desain menggunakan one group pretest postest, teknik sampling dengan probably sampling dan data dianalisis secara statistik menggunakan alat bantu  SPSS V.25. Hasil penelitian ini rerata heart rate maksimal sebesar 194 bpm, rerata HR pretest sebesar 83 bpm atau 43% dari HR maksimal. Hasil posttest heart rate sebesar 167 bpm atau 86% MHR. Kenaikan dari heart rate senilia 84 bpm atau 43%. Intensitas latihan pada intensitas tinggi dengan nilai HR diantara 155-172 bpm dari MHR. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa permainan bola basket dengan format 3x3 dapat memberikan pengaruh pada kenaikan HR secara signifikan dengan kenaikan 83 bpm atau 43% dari MHR. Intensitas yang dihasilkan zona empat dengan kriteria intensitas tinggi dengan kisaran HR 80-89% atau 155-172 bpm dari MHR. 
Survei Ketersediaan Fasilitas Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Madrasah Ibtidaiyah di KecamatanKandangan Kabupaten Temanggung Tahun 2023 Mukhamad Faiz Ridlo; Endang Sri Hanani; Cahyo Yuwono; Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/inapes.v5i2.3798

Abstract

The availability of inadequate facilities is very influential in the smooth learning process of physicaleducation sports and health. This research method is descriptive qualitative with survey researchdesign. Data collection techniques were carried out by interview, observation and documentation.The results showed (1) The availability of PJOK learning facilities is still inadequate, (2) The standard of PJOK learning facilities still does not meet the standards, (3) the feasibility of PJOK learning facilities is still mostly in the less feasible category. The conclusion in this study is that the survey of the availability of physical education learning facilities for sports and health of madrasah ibtidaiyah has not met the standards in facilitating PJOK learning activities, the suggestion in this study is that the foundation should improve the quality of PJOK learning facility standards