Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna simbol visual dalam film Kabut karya Edwin dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini dipilih karena menampilkan gaya visual eksperimental yang minim dialog, namun sarat akan simbolisme yang menyentuh isu-isu sosial- politik, seperti sensor informasi, identitas yang terhapus, serta trauma kolektif akibat kekuasaan represif. Pendekatan semiotika Peirce digunakan untuk mengurai tanda menjadi tiga elemen utama: representamen (bentuk fisik tanda), object (hal yang dirujuk), dan interpretant (makna yang terbentuk).Hasil analisis menunjukkan bahwa simbol koran dalam plastik merepresentasikan kebenaran yang disensor, tubuh para korban menggambarkan hilangnya identitas dan kekuasaan atas tubuh, kabut dan duri melambangkan ketidakjelasan serta rintangan dalam pencarian kebenaran, sedangkan batang pohon menjulang menjadi metafora dari tubuh-tubuh manusia yang kehilangan ruh dan hak-haknya. Temuan ini menunjukkan bahwa Kabut Berduri tidak hanya menawarkan estetika visual yang kontemplatif, tetapi juga menjadi media kritik budaya terhadap pengaburan sejarah dan pembungkaman suara korban.Penelitian ini menerapkan teori semiotika Peirce secara mendalam, serta memperluas pemahaman tentang bagaimana simbol visual dapat menjadi alat refleksi sosial dan pencarian identitas dalam sinema kontemporer.
Copyrights © 2025