Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam novel RE: melalui pendekatan kritik sastra feminisme. Novel RE: menggambarkan kompleksitas pengalaman perempuan dalam menghadapi ketidaksetaraan gender, tekanan sosial, dan pencarian jati diri di tengah struktur patriarkis. Dengan menggunakan teori-teori feminis, terutama dari tokoh seperti Simone de Beauvoir dan Helene Cixous, analisis ini menyoroti bagaimana tokoh-tokoh perempuan dalam novel tersebut dibentuk, direpresentasikan, dan bagaimana mereka merespons norma-norma yang membelenggu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang menekankan pembacaan kritis terhadap narasi, karakter, dan simbol yang berkaitan dengan peran serta posisi perempuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa novel RE: tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek penderitaan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki agensi dan mampu mendekonstruksi konstruksi gender yang menindas. Melalui narasi yang kuat dan puitis, novel ini menawarkan wacana tandingan terhadap hegemoni patriarki serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih adil terhadap peran dan eksistensi perempuan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi sastra feminis di Indonesia dan mendorong pembacaan kritis terhadap karya-karya sastra kontemporer.
Copyrights © 2026