Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam komunikasi mitigasi bencana di Kota Palu, yang mengalami gempa dan tsunami pada 28 September 2018. Bencana tersebut mengungkap kelemahan signifikan dalam sistem komunikasi bencana, termasuk kegagalan sistem peringatan dini dan kurangnya edukasi masyarakat, yang berkontribusi pada tingginya jumlah korban jiwa. Studi ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis strategi komunikasi yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang lebih berbasis budaya dan partisipatif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran, keterlibatan, dan kepercayaan publik. Disarankan untuk melakukan kampanye edukasi melalui media sosial, melibatkan masyarakat secara aktif, dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan media. Program mitigasi harus mencakup tiga fase: sebelum, saat, dan setelah bencana, dengan fokus pada peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku masyarakat. Dukungan sumber daya manusia, finansial, dan teknologi, serta pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan, diperlukan untuk memastikan efektivitas program mitigasi di masa mendatang. This paper explores the challenges and solutions in disaster mitigation communication in Palu City, which experienced an earthquake and tsunami on September 28, 2018. The disaster exposed significant weaknesses in the disaster communication system, including the failure of the early warning system and the lack of public education, which contributed to the high number of fatalities. This study uses a literature review method to analyze effective communication strategies and provides recommendations to improve community preparedness for future disasters. The results suggest that a more culturally based and participatory communication approach is needed to increase public awareness, engagement, and trust. It is recommended to conduct education campaigns through social media, actively engage the community, and improve coordination between the government and the media. Mitigation programs should cover three phases: before, during, and after a disaster, with a focus on increasing community awareness, knowledge, and behavior. Support for human, financial, and technological resources, as well as ongoing monitoring and evaluation, are needed to ensure the effectiveness of future mitigation programs.