Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMUNIKASI DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PALU Cahyadi, Kezia; Rahmadani, Salwa; Senoaji, Aditya Dimas
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i3.6210

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam komunikasi mitigasi bencana di Kota Palu, yang mengalami gempa dan tsunami pada 28 September 2018. Bencana tersebut mengungkap kelemahan signifikan dalam sistem komunikasi bencana, termasuk kegagalan sistem peringatan dini dan kurangnya edukasi masyarakat, yang berkontribusi pada tingginya jumlah korban jiwa. Studi ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis strategi komunikasi yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang lebih berbasis budaya dan partisipatif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran, keterlibatan, dan kepercayaan publik. Disarankan untuk melakukan kampanye edukasi melalui media sosial, melibatkan masyarakat secara aktif, dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan media. Program mitigasi harus mencakup tiga fase: sebelum, saat, dan setelah bencana, dengan fokus pada peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku masyarakat. Dukungan sumber daya manusia, finansial, dan teknologi, serta pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan, diperlukan untuk memastikan efektivitas program mitigasi di masa mendatang. This paper explores the challenges and solutions in disaster mitigation communication in Palu City, which experienced an earthquake and tsunami on September 28, 2018. The disaster exposed significant weaknesses in the disaster communication system, including the failure of the early warning system and the lack of public education, which contributed to the high number of fatalities. This study uses a literature review method to analyze effective communication strategies and provides recommendations to improve community preparedness for future disasters. The results suggest that a more culturally based and participatory communication approach is needed to increase public awareness, engagement, and trust. It is recommended to conduct education campaigns through social media, actively engage the community, and improve coordination between the government and the media. Mitigation programs should cover three phases: before, during, and after a disaster, with a focus on increasing community awareness, knowledge, and behavior. Support for human, financial, and technological resources, as well as ongoing monitoring and evaluation, are needed to ensure the effectiveness of future mitigation programs.
Analisis Psikolinguistik Terhadap Gangguan Berbahasa Pada Penderita Cadel Usia Remaja Mujahidah, Aulia; Rahmadani, Salwa; Tisnasari, Sundawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cadel merupakan salah satu bentuk gangguan berbahasa yang ditandai oleh ketidaksempurnaan dalam pelafalan bunyi tertentu, khususnya fonem /r/. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena gangguan pelafalan bunyi /r/ yang umum terjadi pada sebagian remaja, namun sering kali diabaikan atau dianggap hanya sebagai masalah sepele. Padahal, gangguan tersebut dapat berdampak terhadap kepercayaan diri, interaksi sosial, hingga perkembangan kemampuan berbahasa secara umum. Subjek penelitian adalah remaja berusia 15 tahun yang mengalami kesulitan mengucapkan fonem tertentu, terutama bunyi “R” pada tiap posisi suku kata. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan rekaman suara. Analisis psikolinguistik difokuskan pada keterkaitan antara aspek kognitif (pemrosesan bunyi dan mekanisme artikulasi) dengan faktor eksternal (lingkungan keluarga, interaksi sosial) serta faktor internal (kondisi bawaan sejak bayi). Temuan ini mengindikasikan bahwa gangguan tersebut dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti kecemasan berbicara di depan umum serta faktor lingkungan, misalnya kurangnya stimulasi fonetik pada masa kanak-kanak. manfaat penelitian ini terhadap ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan yaitu merancang strategi inklusif pembelajaran dan responsif pada peserta didik dengan gangguan berbahasa. Hasil temuan ini juga dapat menjadi dasar bagi pengembangan program intervensi dini dan kolaborasi antara guru, orang tua, serta ahli terapi wicara dalam mendukung perkembangan bahasa remaja secara optimal.
Representasi Perempuan Dalam Novel Re: Analisis Kritik Sastra Feminisme Rahmadani, Salwa; Novela, Sintha; Supena, Ahmad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam novel RE: melalui pendekatan kritik sastra feminisme. Novel RE: menggambarkan kompleksitas pengalaman perempuan dalam menghadapi ketidaksetaraan gender, tekanan sosial, dan pencarian jati diri di tengah struktur patriarkis. Dengan menggunakan teori-teori feminis, terutama dari tokoh seperti Simone de Beauvoir dan Helene Cixous, analisis ini menyoroti bagaimana tokoh-tokoh perempuan dalam novel tersebut dibentuk, direpresentasikan, dan bagaimana mereka merespons norma-norma yang membelenggu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang menekankan pembacaan kritis terhadap narasi, karakter, dan simbol yang berkaitan dengan peran serta posisi perempuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa novel RE: tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek penderitaan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki agensi dan mampu mendekonstruksi konstruksi gender yang menindas. Melalui narasi yang kuat dan puitis, novel ini menawarkan wacana tandingan terhadap hegemoni patriarki serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih adil terhadap peran dan eksistensi perempuan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi sastra feminis di Indonesia dan mendorong pembacaan kritis terhadap karya-karya sastra kontemporer.