Jurnal Riset Kedokteran
Volume 5, No.2, Desember 2025, Jurnal Riset Kedokteran (JRK)

Perbandingan Kadar Interleukin-10 pada Pasien Terduga Tuberkulosis Terkonfirmasi dan Tidak Terkonfirmasi Bakteriologis

Shibly, Khairunnissa (Unknown)
Parwati, Ida (Unknown)
Suraya, Nida (Unknown)
Wasilah, Fajar (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Abstract. Tuberculosis (TB) remains a critical global health crisis, demanding non-sputum biomarkers to overcome the limitations of traditional diagnostics. This study investigated Interleukin-10 (IL-10), a cytokine linked to Mycobacterium tuberculosis survival, as a novel, non-invasive diagnostic marker for active TB. A cross-sectional study (Jan–Mar 2024) at DR. Hasan Sadikin General Hospital in Bandung measured serum IL-10 levels via ELISA in 84 individuals. Levels were compared between patients with bacteriologically confirmed TB and those with unconfirmed or suspected TB. Confirmed TB patients showed significantly higher median IL-10 levels (1.58 pg/mL) than unconfirmed cases (1.10 pg/mL; p=0.0001). Diagnostic utility was strong, with the Receiver Operating Characteristic (ROC) curve analysis yielding an Area Under the Curve (AUC) of 0.787 (P < 0.001), achieving 80.0% sensitivity and 67.3% specificity. The significant difference in IL-10 levels confirms its potential as a non-sputum-based clinical biomarker to enhance the diagnosis and global management of active Tuberculosis. Abstrak. Tuberkulosis (TB) masih menjadi permasalahan kesehatan global, perlunya ditemukan biomarker non-sputum untuk mengatasi keterbatasan diagnostik tradisional. Studi ini meneliti Interleukin-10 (IL-10), sitokin yang terkait dengan kelangsungan hidup Mycobacterium tuberculosis, sebagai penanda diagnostik non-invasif yang baru untuk TB aktif. Studi cross-sectional (Januari–Maret 2024) dilakukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Sebanyak 84 subjek diukur kadar IL-10 serumnya menggunakan metode ELISA. Kadar IL-10 dibandingkan antara pasien TB yang terkonfirmasi secara bakteriologis dan yang tidak terkonfirmasi atau suspek TB. Pasien TB terkonfirmasi menunjukkan kadar IL-10 median yang jauh lebih tinggi (1,58 pg/mL) dibandingkan kasus tidak terkonfirmasi (1,10 pg/mL; p=0,0001). Nilai diagnostik yang kuat didukung analisis kurva ROC dengan Area Under the Curve (AUC) sebesar 0,787 (P < 0,001), mencapai sensitivitas 80,0% dan spesifisitas 67,3%. Perbedaan signifikan pada kadar IL-10 menunjukan potensinya sebagai biomarker klinis non-sputum untuk meningkatkan diagnosis dan penatalaksanaan Tuberkulosis aktif

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRK

Publisher

Subject

Health Professions Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Riset Kedokteran Jurnal Riset Kedokteran (JRK) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian kesehatan, masyarakat industri dll. JRK ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6594 yang ...