Abstract. The social security program is government effort to facilitate public health in Indonesia. The quality of health services accordance with the Minister of Health Regulation 2022 Number 30, one of them is compliance by clinical pathway (CP). Acute Coronary Syndrome (ACS) is the second highest cause of death in Indonesia after stroke at 12.9%. Several previous studies have shown that the implementation of ACS CP has the benefit of reducing the length of time and cost of patient care. Tasikmalaya Heart Hospital as a hospital with cardiac health services specialities in East Priangan area. This study aims to assess the implementation and effect of the implementation ACS CP on the length of time and cost of care. This study used Kolmogorov-Smirnov normality test, homogenity testing for multivariate test using Box's M-Test, and continued with MANOVA test. It found that the implementation of CP in ACS patients had been implemented 78.33%, with a length of treatment time of 71.7% in the low category, 45% treatment costs in the moderate category with a median of Rp 7.599.300,00 and the results of the MANOVA test found that the implementation of CP was significant to the length of time and cost of treatment. Abstrak. Program jaminan sosial adalah upaya pemerintah dalam memfasilitasi kesehatan masyarakat di Indonesia. Mutu Pelayanan Kesehatan di evaluasi menggunakan Indikator Mutu Nasional Rumah Sakit sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022, salah satunya adalah kepatuhan terhadap alur klinis. Sindroma Koroner Akut (SKA) merupakan penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia setelah stroke sebesar 12.9%. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukan bahwa penerapan Alur Klinis SKA memiki manfaat untuk menurunkan lama waktu dan biaya perawatan pasien. RS Jantung Tasikmalaya sebagai rumah sakit yang memiliki kekhususan pelayanan kesehatan jantung di daerah Priangan Timur diharapkan dapat menyediakan layanan kesehatan yang mumpuni. Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi dan pengaruh implementasi alur klinis SKA terhadap lama waktu dan biaya perawatan di RS Jantung Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, pengujian homogenitas untuk uji multivariate menggunakan Box’s M Test, dan dilanjutkan uji MANOVA. Pada penelitian ini didapatkan bahwa implementasi alur klinis pada pasien SKA di RS Jantung Tasikmalaya telah terlaksana 78,33%, dengan lama waktu perawatan 71,7% masuk ke dalam kategori rendah, biaya perawatan 45% masuk ke dalam kategori cukup dengan median Rp 7.599.300, serta hasil uji MANOVA didapatkan bahwa implementasi alur klinis bermakna secara signifikan terhadap lama waktu dan biaya perawatan.
Copyrights © 2025