Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi film Tabayyun dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di era post-truth dengan menitikberatkan pada nilai-nilai kehati-hatian dan kejujuran. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif melalui analisis isi untuk mengidentifikasi pesan moral serta muatan edukatif yang terdapat dalam film. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa Tabayyun mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya memeriksa kebenaran suatu informasi (tabayyun) sebelum disebarluaskan, sekaligus menegaskan kejujuran sebagai prinsip utama dalam berkomunikasi. Melalui karakter dan alur cerita yang kuat, film ini menggambarkan dampak sosial dari penyebaran berita palsu dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral dalam penggunaan media. Dengan demikian, film Tabayyun menjadi media literasi yang efektif, bukan hanya dalam aspek kognitif, tetapi juga dalam pembentukan etika komunikasi masyarakat di tengah tantangan disinformasi era post-truth.
Copyrights © 2025