Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai tambah minuman air infused water di Kelompok Wanita Tani Kirani di Kelurahan Mint, Blitar, Kecamatan Pakunden, Kota Blitar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2002. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Hayami. Metode analisis nilai tambah Hayami memperkirakan perubahan nilai bahan baku setelah pengolahan. Sementara itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan produksi minuman berbahan dasar air di Desa Mint, Blitar, yang dioperasikan oleh Kelompok Wanita Tani Kirani, mencapai hasil nilai tambah dari produksi sebesar Rp20.117/botol, dengan koefisien nilai tambah sebesar 83,8%. Hasil nilai tambah dari produksi minuman berbahan dasar air rempah-rempah adalah Rp19.898/botol, dengan koefisien nilai tambah sebesar 82,9%. Perusahaan produksi minuman berbahan dasar air yang dioperasikan oleh KWT Kirani memiliki hasil nilai tambah yang tinggi, yang menunjukkan keuntungan yang tinggi. Untuk meraih laba lebih tinggi, KWT Kirani dapat meningkatkan volume produksi dan memasarkan produk berbahan dasar air di lokasi keramaian seperti tempat wisata, bazar, dan acara Car Free Day (CFD).
Copyrights © 2024