Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini melalui penguatan peran Posyandu Remaja di wilayah kerja Puskesmas Andeo, Kabupaten Konawe Utara. Intervensi dilakukan melalui Inovasi CERDAS (Cegah Pernikahan Dini dengan Edukasi, Remaja Aktif, dan Sebaya) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja terkait risiko pernikahan dini dan kesehatan reproduksi. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan berjarak satu bulan melalui edukasi interaktif, pelatihan kader sebaya (peer educator), aktivitas partisipatif, serta monitoring melalui grup WhatsApp untuk memperkuat pendampingan dan keberlanjutan proses belajar. Evaluasi keberhasilan program tidak hanya mengukur aspek kognitif (pengetahuan), tetapi juga domain afektif (sikap) dan psikomotor/konatif (perilaku). Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan bermakna: rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,20 menjadi 8,37, sikap bergeser dari mayoritas netral menjadi 100% positif dan sangat positif, serta perilaku pencegahan pernikahan dini meningkat dari 16,7% menjadi 66,7% kategori baik. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan dua sesi berinterval dengan dukungan pemantauan daring efektif dalam mendorong internalisasi konsep, perubahan sikap, dan adopsi perilaku preventif. Program menghasilkan Buku Panduan Posyandu Remaja CERDAS sebagai luaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh Puskesmas dan kader.
Copyrights © 2026