Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) hingga kunjungan keenam (K6) merupakan faktor penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan serta peningkatan kesehatan ibu dan janin. Namun, capaian kunjungan ANC K6 masih belum optimal di berbagai wilayah. Di Provinsi Aceh, meskipun beberapa kabupaten telah melampaui target cakupan ANC, masih terdapat wilayah dengan capaian rendah. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen, di mana cakupan kunjungan K1 mencapai 89% dari target 100%, sedangkan cakupan K4 baru mencapai 76% dari target 95%, menunjukkan belum optimalnya kesinambungan pelayanan antenatal hingga K6. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil terhadap kunjungan ANC K6 melalui intervensi edukasi kesehatan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tatap muka dengan ceramah, diskusi, dan tanya jawab, disertai pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test, serta didukung pengembangan dan distribusi buku saku edukatif dalam bentuk cetak dan digital. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu hamil di wilayah binaan Puskesmas Kota Juang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata persentase pengetahuan dari 70 sebelum edukasi menjadi 86 setelah edukasi, disertai penurunan variasi nilai pengetahuan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang didukung media edukatif sederhana dan mudah diakses efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai kepatuhan kunjungan ANC K6.
Copyrights © 2026