Penelitian ini mau menganalisis konteks yang terjadi di Indonesia, yaitu Darurat Literasi di NTT. Ini menggambarkan bagaimana situasi pendidikan dan kebijakan pemerintah tidak berjalan dengan baik dan tepat sasaran dan kompetensi pendidik yang tidak memadai. Dari sinilah, penelitian ini dibuat untuk dianalisis dengan menggunakan teori Pendidikan menurut Freire, yang menekankan pendidikan pembebasan, dialog, dan pendidikan gaya bank untuk membaca apa yang terjadi dan ini sebagai rujukan untuk membantu mengevaluasi, demi tercapainya pendidikan di Indonesia yang maju, dan berdaya juang. Metode yang dipakai ialah menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan studi literatur atau pustaka yang berfokus pada dokumen, artikel, buku, dan jurnal. Untuk data penelitian sendiri menggunakan sumber artikel terpercaya. Dari sinilah, bisa disimpulkan bahwa Imperatif moral adalah pemerintah dan masyarakat, serta melalui pembacaan teori Freire, sebagai responsif terkait adanya ketimpangan serta ketidaksesuaian di NTT dalam memberikan pengajaran dan implementasi kebijakan.
Copyrights © 2026