Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis di era Artificial Intelligence (AI) dengan menyoroti tiga dimensi utama, yaitu adaptasi terhadap perubahan teknologi, optimalisasi otomatisasi, dan pelestarian human touch dalam praktik komunikasi organisasi. Perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi bisnis, di mana efisiensi dan kecepatan informasi menjadi faktor utama. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi bisnis tidak hanya bergantung pada kemampuan teknologi, melainkan juga pada peran manusia dalam menjaga empati, keaslian, dan nilai-nilai etika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis literatur dan observasi terhadap penerapan AI dalam sistem komunikasi organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang mampu menyeimbangkan otomatisasi dengan komunikasi empatik cenderung memiliki tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa Artificial Intelligence seharusnya berfungsi sebagai fasilitator, bukan pengganti, dalam membangun hubungan komunikasi yang efektif dan bermakna.
Copyrights © 2025