Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Personal Branding Atalia Praratya Melalui Media Sosial Instagram @ataliapr Meli Firdausi Nazila; Ahmad Anif Syaifudin; Rosy Febriani Daud
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v8i1.19247

Abstract

Atalia Praratya resmi terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat I pada tahun 2024, serta diusulkan sebagai calon Wali Kota Bandung periode 2024–2029. Tingginya elektabilitas Atalia tidak terlepas dari keberhasilannya dalam membangun personal branding, khususnya melalui media sosial. Instagram menjadi platform strategis yang dimanfaatkan untuk membentuk citra diri yang positif dan menarik simpati publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi personal branding Atalia Praratya melalui akun Instagram resminya, @ataliapr. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan metode framing untuk menganalisis konten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi daring (online), sementara analisis data menggunakan model Miles, Huberman & Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Atalia membangun personal branding berdasarkan delapan elemen dari Peter Montoya, antara lain brand sebagai pribadi yang lemah lembut, penyayang, cerdas, dan penuh cinta. Citra ini diperkuat melalui keterlibatan Atalia dalam aktivitas sosial yang ditampilkan secara konsisten di media sosial. Dengan demikian, personal branding yang kuat melalui media sosial terbukti mampu meningkatkan kedekatan emosional dengan masyarakat dan berdampak signifikan terhadap tingkat elektabilitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram merupakan alat komunikasi politik yang efektif bagi figur publik untuk membangun reputasi dan kepercayaan publik secara strategis.
Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Media untuk Meningkatkan Literasi Membaca dan Menulis Rosy Febriani Daud; Siti Rohmah; Meli Firdausi Nazila
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gcjfr193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana TIK dapat digunakan dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis dan jenis TIK apa yang dapat digunakan dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis?. Data yang diperoleh dari berbagai sumber dianalisis dan dibahas secara deskriptif eksploratif melalui metode penelitian atau studi pustaka. Menurut data yang diperoleh, peneliti memilik TIK yang dapat digunakan untuk meningkatkan literasi membaca dan menulis, yaitu internet dan e-book. Internet bisa digunakan dalam meningkatkan membaca dan menulis karena setiap orang selalu dapat menemukan apa yang mereka sukai dan dapat dengan mudah menulis dan mempublikasikan artikel mereka. E-book membuat orang untuk membaca dengan mudah, murah, dan kapan saja, di mana saja, tanpa bergantung pada Internet. Untuk e-book, ia mendorong penulis buku untuk menerbitkan karya sendiri tanpa penerbit. Terdapat beberapa jenis TIK yang dapat bisa digunakan dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis dengan mengintegrasikan TIK ke dalam literasi membaca dan menulis.
Evolusi Logo Pertama dan logo terbaru Apple: Dari ilustrasi Tradisional ke Identitas Dinamis Rosy Febriani Daud; Naziah Nildasyah
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 02 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i02.2144

Abstract

Logo merupakan elemen krusial dalam membangun identitas sebuah merek. Lebih dari sekadar simbol visual, logo berfungsi sebagai media komunikasi yang mencerminkan nilai, visi, dan kepribadian perusahaan kepada khalayak. Seiring dengan perubahan zaman, desain logo mengalami evolusi yang signifikan, dipengaruhi oleh tren desain grafis, perkembangan teknologi, serta perubahan ekspektasi konsumen. Penelitian ini mengeksplorasi dampak transformasi logo Apple terhadap citra merek, dengan fokus pada fenomena perubahan logo menjadi lebih sederhana dan dinamis. Metode yang digunakan meliputi observasi dan analisis terhadap logo Apple yang telah berevolusi mengikuti tren minimalis dalam desain. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan-alasan strategis di balik evolusi logo, seperti kebutuhan untuk tetap relevan di era digital, memperkuat daya tarik visual, dan meningkatkan kemudahan pengenalan merek. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi desainer grafis dan pelaku bisnis dalam memahami pentingnya adaptasi desain logo untuk mempertahankan daya saing merek di pasar yang terus berkembang.
Strategi Komunikasi Bisnis di Era Artificial Intelligence: Adaptasi, Otomatisasi, dan Human Touch Eko Aziz Apriadi; Henny Dewi Laras Ati; Rosy Febriani Daud
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/nk72ha20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis di era Artificial Intelligence (AI) dengan menyoroti tiga dimensi utama, yaitu adaptasi terhadap perubahan teknologi, optimalisasi otomatisasi, dan pelestarian human touch dalam praktik komunikasi organisasi. Perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi bisnis, di mana efisiensi dan kecepatan informasi menjadi faktor utama. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi bisnis tidak hanya bergantung pada kemampuan teknologi, melainkan juga pada peran manusia dalam menjaga empati, keaslian, dan nilai-nilai etika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis literatur dan observasi terhadap penerapan AI dalam sistem komunikasi organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan yang mampu menyeimbangkan otomatisasi dengan komunikasi empatik cenderung memiliki tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa Artificial Intelligence seharusnya berfungsi sebagai fasilitator, bukan pengganti, dalam membangun hubungan komunikasi yang efektif dan bermakna.
Optimalisasi Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Strategi Komunikasi Digital untuk Peningkatan Engagement di Media Sosial Poppy Suryanti; Eko Aziz Apriadi; Rosy Febriani Daud
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/pggxjm43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam strategi komunikasi digital guna meningkatkan engagement di media sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap admin media sosial dan pakar komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan proses komunikasi, terutama dalam analisis perilaku pengguna, otomatisasi interaksi, serta personalisasi pesan. Penerapan AI terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi komunikasi digital, sekaligus mengubah peran manusia dari pelaksana teknis menjadi pengelola strategis. Meskipun demikian, keberhasilan penggunaan AI sangat dipengaruhi oleh pemahaman dan kemampuan etis pengguna dalam mengelola teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi komunikasi berbasis data dan etis yang relevan dengan dinamika era digital.
Smart Digital Youth: Digital Literacy and Cyber Law Awareness Training for Youth Rosy Febriani Daud; Novia Sri Falinda; Tiara Mustika
TAAWUN Vol. 6 No. 01 (2026): TA'AWUN FEBRUARY 2026
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v6i01.1185

Abstract

This Community Service activity aims to improve digital literacy and cyber law awareness among adolescents in Mentosari Village, Batang Regency, to develop intelligent, ethical, and law-abiding digital citizens. The implementation method for the activity includes needs analysis, preparation of training materials, delivery through classroom sessions, direct practice, interactive discussions, case simulations, and evaluation using pre- and final tests. The training participants consisted of adolescents aged 13–21 who actively use social media and digital devices. The activity results showed a significant increase in participants' understanding of digital literacy, cybersecurity, media ethics, and basic knowledge of the Information and Electronic Transactions Law. Participants were able to identify digital risks, implement account security measures, and understand the legal consequences of irresponsible digital activities. The training also raised adolescents' awareness of the importance of being responsible and character-based digital citizens. Contributing to this activity successfully strengthened adolescents' ability to use technology in a healthy, safe, and responsible manner, and provided a sustainable basis for adolescent activities to contribute to the formation of a positive digital environment in Mentosari Village.
Penguatan Integritas Ilmiah di Era Transformasi Digital: Implementasi Reposisi Peran Universitas Swasta melalui Kuliah Umum Internasional sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat Novia Sri Falinda; Rosy Febriani Daud; Rizky Rahmanda Irawan; Muhammad Fatchuriz; Arianto
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/83w98639

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Umum Internasional bertema Reposisi Universitas Swasta: Memperkuat Integritas Ilmiah di Era Digital diselenggarakan oleh Universitas Selamat Sri (UNISS) dengan menghadirkan narasumber internasional, Prof. Ronald A. Lukens-Bull. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan bahwa integritas ilmiah bukan sekadar aturan formal, tetapi bagian dari budaya akademik yang harus diinternalisasi. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi tematik, diskusi interaktif, tanya jawab, dan refleksi bersama. Subtema yang dibahas mencakup Makna Reposisi Universitas Swasta di Era Digital, Integritas Ilmiah sebagai Pilar Keunggulan Akademik, Tantangan dan Risiko Era Digital terhadap Integritas Ilmiah, Strategi Implementasi di Universitas Swasta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran kritis peserta terhadap urgensi integrasi literasi digital dan nilai etika akademik dalam kurikulum, peningkatan pemahaman terhadap ancaman pelanggaran integritas ilmiah, serta terbentuknya komitmen kelembagaan untuk mengembangkan kebijakan internal berbasis teknologi dan etika. Dampak nyata dari kegiatan ini meliputi penguatan jejaring internasional, perumusan rekomendasi strategis untuk reformulasi kebijakan kampus, dan pembentukan budaya akademik yang berintegritas. Kegiatan ini menegaskan bahwa reposisi universitas swasta di era digital tidak hanya berfokus pada transformasi teknologi, tetapi juga pada pemeliharaan kualitas akademik yang berlandaskan kejujuran, tanggung jawab, dan akuntabilitas ilmiah.
Bincang Jurnalistik untuk Meningkatkan Kemampuan Investigasi Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Siti Rohmah; Rosy Febriani Daud; Arianto .
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v5i1.2212

Abstract

This community service program aimed to enhance the investigative journalism literacy of UIN Walisongo Semarang students through a Bincang Jurnalistik activity entitled “Learning Investigative Reporting”. The program was motivated by the need for students to develop critical analysis skills, the ability to filter information, and the competence to write accurate and data-based investigative news in the midst of the rapid digital information flow. The implementation method consisted of four stages: orientation and introduction, delivery of investigative journalism material, writing practice, and evaluation and reflection. The activity was held on November 25, 2024, at UIN Walisongo Campus 1 and was attended by 40 students from various study programs. The results showed an improvement in students’ understanding of investigative journalism principles, including the application of 5W+1H, data verification, and ethical considerations. During the practice session, most participants were able to produce simple investigative news articles that included facts, sources, and critical analysis, although some weaknesses in writing structure remained. Evaluation indicated that 85% of participants found the program beneficial and expressed motivation to continue developing their investigative skills. Therefore, this community service initiative contributed to shaping students to become more critical, media literate, and practically skilled in investigative journalism, while also strengthening the role of higher education in promoting media literacy in the digital era.
Integrasi Media Digital Untuk Optimalisasi Komunikasi Politik Anggota DPRD Kabupaten Kendal Suwarji; Muhammad Fatchuriza; Rosy Febriani Daud
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/4cv27s02

Abstract

Penelitian ini didorong oleh meningkatnya tuntutan untuk mengoptimalkan kinerja anggota DPRD Kabupaten Kendal, khususnya Komisi D, yang bertanggung jawab atas kesejahteraan masyarakat, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik. Perkembangan media digital yang pesat telah secara signifikan memengaruhi pola komunikasi politik antara perwakilan dan warga negara, yang membutuhkan pemahaman yang jelas tentang bagaimana integrasi media digital dapat memperkuat fungsi legislatif, pengawasan, dan aspiratif. Studi ini mengkaji bagaimana media digital dimanfaatkan dalam komunikasi politik anggota Komisi D, bagaimana masyarakat menanggapi praktik komunikasi ini, dan sejauh mana media digital berkontribusi pada peningkatan kinerja legislatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik komunikasi politik digital, menganalisis efektivitas platform digital dalam membangun hubungan dengan publik, dan menjelaskan kontribusinya terhadap kinerja legislatif dan kualitas pelayanan publik. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota Komisi D, Bapak Dedy Ashari Setyawan, dan warga Patebon, Bapak Manto, Bapak Kusno, dan Ibu Imah, yang dilakukan pada waktu yang berbeda untuk mendapatkan beragam perspektif. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media digital sebagian besar masih bersifat informasional alih-alih interaktif, namun hal ini meningkatkan visibilitas legislator, memperkuat kepercayaan publik, dan meningkatkan penyampaian aspirasi. Kesimpulannya, integrasi media digital memiliki potensi yang kuat untuk memperkuat komunikasi politik dan meningkatkan kinerja anggota DPRD, meskipun peningkatan kapasitas lebih lanjut, strategi konten yang terarah, dan keterlibatan dua arah yang konsisten masih diperlukan.
Transformasi Teknologi Komunikasi dan Kerentanan Psikologis terhadap Kejahatan Siber: Studi Tentang Scamming, Phishing, dan Smishing pada Masyarakat Kabupaten Kendal Vania Dita Kusuma Putri; Prayuda Nur Rifki; Rosy Febriani Daud
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/k11bzg98

Abstract

Transformasi teknologi komunikasi telah mengubah pola interaksi masyarakat secara signifikan melalui peningkatan penggunaan internet, media sosial, aplikasi pesan instan, dan berbagai layanan digital lainnya. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga meningkatkan risiko kejahatan siber seperti scamming, phishing, dan smishing yang memanfaatkan kerentanan psikologis pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi teknologi komunikasi terhadap kerentanan psikologis masyarakat Kabupaten Kendal terhadap kejahatan siber serta mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang berkontribusi terhadap kerentanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 400 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi teknologi komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kerentanan psikologis masyarakat terhadap scamming, phishing, dan smishing dengan nilai R² sebesar 0,386. Selain itu, faktor psikologis mampu menjelaskan 62,4% variasi kerentanan masyarakat terhadap kejahatan siber. Kepercayaan digital dan impulsivitas terbukti meningkatkan kerentanan masyarakat, sedangkan persepsi risiko dan kemampuan mengenali modus penipuan berperan sebagai faktor protektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital, kesadaran risiko, dan kemampuan deteksi penipuan sebagai strategi pencegahan kejahatan siber di era transformasi teknologi komunikasi.