Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan work engagement berbasis gender dan generasi pada pegawai instansi pemerintah organisasi perangkat daerah yang bergerak di bidang investasi di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Penelitian ini merujuk (Schaufeli 2006), yang menegaskan keterlibatan kerja sebagai "keadaan pikiran yang positif dan memuaskan terkait dengan pekerjaan, yang ditandai oleh vigor, dedication, dan absorption. Pengukuran Work engangement dilakukan dengan menggunakan kuesioner Utrecht Work Engagement Scale (UWES-17), yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Metode penelitian menggunakan deskriptif komparatif pendekatan kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 133 dengan teknik analisis datanya menggunakan uji independent sample T test untuk menguji perbedaan work engangement berbasis gender dan generasi dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat keterlibatan kerja atau Work Engangement tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan ditinjau dari aspek gender laki-laki dan Perempuan yang di mana nilai Vigor, Dedication dan Absortion mean (rata-rata) sebesar sebesar 68.80 sedikit lebih rendah di bandingkan Perempuan namun tidak menunjukan adanya perbedaan work engangement) antara pegawai pria dan Wanita karena hasil uji independent sampel t test sebesar ,958 0,05. Sedangkan untuk faktor generasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Work engangement yang signifikan antara generasi X dan generasi Y. Hasil menemukan bahwa generasi Y memiliki Tingkat keterlibatan kerja atau Work engangement yang lebih tinggi dibandingkan generasi X, menunjukkan lebih rendah nilai mean atau rata-rata sebesar 64.03 dan hasil uji independent sampel t test Generasi Milenial (Y) dan Generasi X sebesar 0,000 0,05.
Copyrights © 2026