Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi, salah satunya melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pembelajaran daring, tetapi juga berperan strategis dalam membangun kemandirian belajar mahasiswa. Kemandirian belajar merupakan kemampuan mahasiswa untuk mengelola, mengarahkan, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri sebagai bagian dari tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh pemanfaatan LMS terhadap kemandirian belajar mahasiswa perguruan tinggi melalui metode studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dan terpublikasi pada jurnal nasional dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Literatur dianalisis dan disintesis untuk mengidentifikasi pola, kecenderungan, serta temuan utama yang berkaitan dengan pemanfaatan LMS dan kemandirian belajar mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan LMS secara efektif berpengaruh positif terhadap peningkatan kemandirian belajar mahasiswa, khususnya dalam aspek pengelolaan waktu, tanggung jawab akademik, pengambilan inisiatif belajar, serta kemampuan belajar secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, efektivitas LMS dalam membangun kemandirian belajar dipengaruhi oleh desain pembelajaran, pendekatan pedagogis yang digunakan, serta kesiapan dan literasi digital mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi LMS dengan strategi pembelajaran yang tepat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025