Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika interaksi antara para pengurus, budaya organisasi, dan efektivitas manajemen dakwah di IPNU-IPPNU Glenmore, Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para pimpinan organisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa interaksi antar pengurus berlangsung secara harmonis melalui kombinasi komunikasi digital dan tatap muka yang tetap menjaga nilai silaturahmi. Budaya organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah seperti tawassuth (moderasi), tasamuh (toleransi), dan ta’awun (tolong-menolong) membentuk karakter kolektif yang religius sekaligus adaptif. Efektivitas manajemen dakwah tercermin dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan yang didasarkan pada musyawarah, kerja sama, dan layanan sosial, yang memperkuat eksistensi organisasi di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026