Masalah hasil belajar dan proses belajar yang buruk hanya 10 siswa yang memperoleh skor 41,67% pada KKTP menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa “hasil belajar IPAS belum mencapai target 75 poin KKTP sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana pendekatan Numbered Heads Together, dikombinasikan dengan permainan ular tangga, meningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 164/II Gapura Suci”. Dua puluh empat anak menjadi subjek penelitian dalam studi tindakan kelas ini. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan peneliti mengadakan dua pertemuan dalam setiap siklus. Setiap siklus mencakup latihan perencanaan, implementasi tindakan, dan pada akhir siklus, observasi dan refleksi. Berdasarkan temuan, hasil dan proses pembelajaran IPAS kelas IV dapat ditingkatkan dengan menggunakan paradigma Numbered Heads Together bersama dengan permainan ular tangga. 1) Pada siklus II, pengamatan guru meningkat menjadi “76% pada pertemuan I dan 86% pada pertemuan II, dibandingkan dengan 62% dan 71% pada pertemuan I di siklus I. Pada siklus II, pengamatan siswa meningkat menjadi 75% pada pertemuan I dan 88% pada pertemuan II, dibandingkan dengan 63% dan 71% pada siklus I dan II, masing-masing. 2) Hasil belajar IPAS siswa meningkat dari 69,2% pada siklus I menjadi 80,8% pada siklus II”. Kesimpulannya, proses dan hasil belajar IPAS di kelas empat dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan paradigma Numbered Head Together bersama dengan papan ular tangga.
Copyrights © 2025