Master of Pedagogy and Elementary School Learning
OnlineFirst

Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Inkuiri Terbimbing Kelas V SDN 296/VI Rantau Panjang

Kamila, Tasya Sapa (Unknown)
Megawati, Megawati (Unknown)
Mufthi, Dhini (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2025

Abstract

Penelitian tindakan kelas pada peserta didik kelas V SDN 296 /VI Rantau Panjang yang dilatar belakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik dapat dilihat berdasarkan rata-rata hasil tes uji kompetensi peserta didik pada pokok bahasan magnet, listrik, dan teknologi untuk kehidupan yaitu 64. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Oleh karena itu model pelajaran yang dapat meningkat hasil belajar peserta didikadalah model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V SDN 296/VI Rantau Panjang yang berjumlah 16 peserta didik. Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model inkuiri terbimbing dan lembar tes belajar peserta didik Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari jumlah persentase keterlaksanaan model inkuiri terbimbing pada skor penilaian indikator lembar observasi dan nilai maupun persentase hasil tes belajar peserta didik menggunakan model inkuiri terbimbing. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain, keterlaksanaan model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS berkategori sangat baik dan hasil tes belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS mengalami peningkatan di atas KKTP yaitu 70, setelah diterapkan model inkuiri terbimbing. Hasil tes belajar rata-rata peserta didik pada siklus 1 adalah 66,9 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 9 peserta didik (56,25%) dan pada siklus 2 adalah 75 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 15 peserta didik (93,75%). Hal ini menunjukan adanya peningkatan dari siklus 1 dan 2 hasil belajar peserta didik melalui penerapan model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPAS. Penerapan model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar dan dapat membantu peserta didik agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mapels

Publisher

Subject

Education Other

Description

Master of Pedagogy and Elementary School Learning (MAPELS) adalah Jurnal yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pedagogi dan pembelajaran khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi ...