Tingkat kemampuan membaca awal yang rendah di kalangan siswa kelas II di SDN 62/II Padang Lalang, Kabupaten Bungo, merupakan masalah utama dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan SAS (Structural Analysis Synthesis) untuk menggambarkan proses dan hasil kemampuan membaca awal siswa kelas II di SDN 62/II Padang Lalang. Proyek penelitian tindakan kelas ini terdiri dari "dua siklus, masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II 15 siswa dan satu guru di SDN 62/II Padang Lalang". Temuan penelitian menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran, guru memperoleh skor 76% pada pertemuan I siklus I dan 88% pada pertemuan II siklus I. Selain itu, proses guru meningkat menjadi 100% pada pertemuan I dan II siklus II. Pada pertemuan I siklus I, proses belajar siswa mencapai 53%; pada pertemuan II siklus I, angka ini naik menjadi 66%, yang dianggap belum tercapai. Angka ini kemudian naik menjadi 80% pada pertemuan I siklus II dan 93% pada pertemuan II siklus II, yang dianggap tercapai. Hanya sembilan siswa, atau 60% dari total siswa, yang mencapai target pada ujian membaca pertama di siklus I, menurut hasil observasi. Tiga belas siswa, atau 87%, mencapai target dan dianggap berhasil di siklus II.
Copyrights © 2025