Penelitian Tindakan kelas pada siswa kelas IV SDN 124/II Tanjung Menanti ini dijalankan karena rendahnya capaian belajar yang dipengaruhi oleh kurang berkembangnya keterampilan proses ilmiah siswa. Dapat dilihat melalui perolehan nilai rata-rata peserta didik pada mata pelajaran IPAS, di mana dari 31 siswa hanya 13 yang memenuhi kriteria ketuntasan, sedangkan 18 lainnya belum tuntas. Tujuan riset ini adalah mendeskripsikan peningkatan proses serta capaian belajar kognitif IPAS melalui penerapan model kegiatan belajar Discovery Learning pada siswa kelas IV SDN 124/II Tanjung Menanti. Metode riset yang digunakan adalah PTK dengan dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek riset berjumlah 31 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui instrumen berupa lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes capaian belajar. Hasil riset memperlihatkan bahwa: (1) keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar dengan model Discovery Learning pada siklus I mencapai 66% (kategori cukup) dan meningkat menjadi 93% (kategori sangat baik) pada siklus II, (2) kinerja guru dalam melaksanakan model Discovery Learning meningkat dari 82% pada siklus I menjadi 98% pada siklus II, dan (3) capaian belajar kognitif IPAS siswa mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Discovery Learning efektif untuk mengoptimalkan keaktifan dan kerja sama siswa, mengembangkan keterampilan proses ilmiah, serta mengoptimalkan pencapaian capaian belajar mereka
Copyrights © 2025