Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran berbicara dan meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui pendekatan bercerita. Subjek penelitian terdiri dari 33 siswa kelas V di SD Negeri 09/II Rantau Pandan, yang terdiri dari 14 perempuan dan 19 laki-laki. Desain penelitian mengikuti model PTK Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, yaitu siklus I dan II. Data dikumpulkan melalui tes, observasi guru, dan observasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran berbicara siswa mengalami peningkatan, terlihat dari aktivitas siswa yang awalnya 50% meningkat menjadi 67,49% dan kemudian di siklus II meningkat lagi menjadi 80,39%. Selain itu, keterampilan berbicara siswa juga meningkat dari nilai rata-rata 57,12 sebelum siklus menjadi 65,15, dan pada siklus II menjadi 70,55. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita dalam pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas V di SD Negeri 09/II Rantau Pandan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa
Copyrights © 2025