Kanker paru adalah tumor ganas paru yang berasal dari saluran napas atau epitel bronkus, yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Tatalaksana kanker paru mencakup beberapa metode, seperti kemoterapi, pembedahan, dan radioterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kreatinin klirens sebelum dan sesudah dikemoterapi pada pasien kanker paru di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross – sectional. Sebanyak 30 pasien kanker paru di RSUD Arifin Achmad yang dipilih sebagai koresponden dan diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium sebelum dan sesudah kemoterapi . Uji normalitas data menggunakan uji shapiro wilk dengan hasil p value = < 0.05 yang menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Hubungan antara kreatinin klirens sebelum dan sesudah kemoterapi dianalisis menggunakan korelasi pearson, dengan nilai r = 0.412 yang menunjukkan hubungan sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan dan peningkatan kadar kreatinin klirens pada pasien kanker paru yang sudah melakukan kemoterapi. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan rata -rata kadar kreatinin klirens sebelum kemoterapi 100.07 mL/min, dan sesudah kemotherapy yaitu 104.01 mL/min. Terdapat perbedaan antara kreatinin klirens sebelum dan sesudah kemoterapi.
Copyrights © 2025