Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan siswa kelas V SD Negeri 2 Belalang melalui penerapan metode tutor sebaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi pecahan yang bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman konseptual yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tutor sebaya secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa mencapai 70,25 dengan persentase ketuntasan 65%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83,15 dengan persentase ketuntasan 91%. Pembelajaran melalui tutor sebaya memberikan ruang kolaboratif yang mendukung keterlibatan aktif siswa, memperkuat komunikasi, serta menciptakan suasana belajar yang positif dan saling membantu. Dengan demikian, metode tutor sebaya direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, khususnya pada materi pecahan
Copyrights © 2025