Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V di SD Negeri 2 Belalang melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti menganalisis, merencanakan solusi, dan mengevaluasi hasil. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 44% pada kondisi awal menjadi 68% pada siklus I, dan mencapai 88% pada siklus II. Peningkatan ini didukung oleh peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran aktif dan kontekstual. Hasil ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa model PBL mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Dengan demikian, model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025