Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian anak usia dini, khususnya pada anak usia 4–5 tahun di TK Mentari Krejengan Probolinggo. Anak-anak tersebut masih sering bergantung pada bantuan guru atau teman dalam melakukan aktivitas sederhana, seperti mengancing baju, memasang resleting, dan berangkat sekolah tanpa pendamping. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak melalui penggunaan media Magic Box dalam pembelajaran. Tujuan khususnya adalah untuk mendeskripsikan penerapan media Magic Box, mengetahui peningkatan kemandirian anak, dan memberikan alternatif media kreatif bagi guru. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 21 anak kelompok A TK Mentari pada tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian anekdot anak. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemandirian anak, termasuk kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, lebih percaya diri, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model penerapan media Magic Box yang dapat menjadi inovasi pembelajaran di PAUD.
Copyrights © 2025