Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam melatih konsentrasi belajar anak usia 3–4 tahun di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah satu anak berusia 3 tahun 10 bulan yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan konsentrasi belajar. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru melalui pembelajaran langsung berbasis bermain, penggunaan media konkret, pemberian instruksi sederhana, suasana kelas yang kondusif, serta penguatan positif mampu meningkatkan konsentrasi belajar anak. Hal ini terlihat dari perkembangan anak pada beberapa indikator, seperti kemampuan mengikuti perintah, menirukan gerakan senam sederhana, mengucapkan doa dan hadis pendek, serta menyelesaikan kegiatan secara mandiri. Faktor internal dan eksternal turut memengaruhi kemampuan konsentrasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang tepat dan menyenangkan berperan penting dalam melatih konsentrasi belajar anak usia dini.
Copyrights © 2025