Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi gizi. Desa Sri Kuncoro, Kabupaten Bengkulu Tengah, menunjukkan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang pada ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan penyuluhan gizi, diskusi interaktif, pembagian media edukasi, serta demonstrasi pengolahan makanan bergizi berbasis pangan lokal. Mitra kegiatan adalah masyarakat dan kader posyandu Desa Sri Kuncoro dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 54 menjadi 81 atau meningkat sebesar 50%. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu dan komitmen penerapan pola makan gizi seimbang di tingkat keluarga.
Copyrights © 2026