Perkembangan teknologi pendidikan menuntut adanya adaptasi teori belajar klasik agar tetap relevan dengan praktik pembelajaran digital, namun secara empiris masih ditemukan kesenjangan antara penerapan teknologi dan landasan teoretis pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi teori belajar behavioristik dan kognitif dalam konteks teknologi pendidikan serta relevansinya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori behavioristik masih efektif dalam desain pembelajaran berbasis penguatan, umpan balik instan, dan evaluasi otomatis, sementara teori kognitif berperan penting dalam pengembangan pembelajaran bermakna melalui pengelolaan informasi, pemecahan masalah, dan pemanfaatan teknologi interaktif. Adaptasi kedua teori tersebut secara terpadu mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran digital. Kesimpulannya, integrasi behavioristik dan kognitif dalam teknologi pendidikan memberikan solusi konseptual terhadap tantangan pembelajaran modern. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya desain teknologi pendidikan yang berlandaskan teori belajar agar penggunaan teknologi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga pedagogis.
Copyrights © 2026