Asyifa Nur Khofifah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adaptasi Teori Belajar Behavioristik dan Kognitif terhadap Teknologi Pendidikan Karima Faizatunni’mah; Asyifa Nur Khofifah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6798

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut adanya adaptasi teori belajar klasik agar tetap relevan dengan praktik pembelajaran digital, namun secara empiris masih ditemukan kesenjangan antara penerapan teknologi dan landasan teoretis pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi teori belajar behavioristik dan kognitif dalam konteks teknologi pendidikan serta relevansinya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori behavioristik masih efektif dalam desain pembelajaran berbasis penguatan, umpan balik instan, dan evaluasi otomatis, sementara teori kognitif berperan penting dalam pengembangan pembelajaran bermakna melalui pengelolaan informasi, pemecahan masalah, dan pemanfaatan teknologi interaktif. Adaptasi kedua teori tersebut secara terpadu mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran digital. Kesimpulannya, integrasi behavioristik dan kognitif dalam teknologi pendidikan memberikan solusi konseptual terhadap tantangan pembelajaran modern. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya desain teknologi pendidikan yang berlandaskan teori belajar agar penggunaan teknologi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga pedagogis.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 1 KRASAK Adhela Falaby Rahman; Anisa Triyani; Asyifa Nur Khofifah; Nova Nur Ramandhani; Nugroho Prasetya Adi
JURNAL EKSPERIMENTAL : Media Ilmiah Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe teachers' understanding and implementation of local wisdom-based learning at SDN 1 Krasak, Wonosobo. The local wisdom in question includes traditions and cultural values ​​such as ruwatan rambut gimbal, topo bisu, and merdi desa. Through observation and interview methods, it is known that teachers have a fairly good understanding of local wisdom and show efforts to integrate it into learning, especially through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). However, this integration has not been carried out systematically because there are no teaching modules and learning guidelines that directly support it. In addition to the limitations of teaching tools, other challenges include the lack of teacher training, time constraints in the curriculum, and minimal cross-party collaboration. Local wisdom-based learning is currently more incidental and has not become part of the core curriculum. Therefore, it is necessary to develop a contextual curriculum, teacher training, and more affirmative education policies to make local cultural values ​​an important part of students' character education. Learning that is rooted in local culture is believed to be able to strengthen identity, foster a love for one's own culture, and form a generation with character.