Penelitian ini bertujuan memahami perkembangan Program Tol Laut Indonesia dalam kurun waktu 2014 hingga 2024 serta menilai dampaknya terhadap pemerataan pembangunan maritim nasional. Program ini muncul sebagai respons terhadap kesenjangan logistik yang lama terjadi antara wilayah barat dan timur Indonesia serta kebutuhan untuk memperkuat konektivitas laut sebagai dasar integrasi ekonomi. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri proses lahirnya kebijakan, pelaksanaannya, serta perubahan yang terjadi selama satu dekade. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Tol Laut mengalami perkembangan penting, mulai dari tahap awal yang membangun dasar layanan pelayaran berjadwal, tahap penguatan yang memperluas rute dan memodernisasi layanan pelabuhan melalui digitalisasi, hingga tahap konsolidasi yang menekankan evaluasi dan arah baru menuju keberlanjutan. Program ini terbukti menurunkan disparitas harga di berbagai daerah terpencil dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada subsidi, rendahnya muatan balik, dan keterbatasan fasilitas pelabuhan kecil masih membatasi efektivitasnya. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Program Tol Laut memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas maritim dan pemerataan pembangunan, tetapi membutuhkan pembenahan berkelanjutan agar manfaatnya semakin merata dan berdampak jangka panjang.
Copyrights © 2025