Penelitian ini menganalisis tentang kestabilan lereng di Pit Kungkilan, PT. Langgeng Daya Agrindo, IUP PT. Budi Gema Gempita, Provinsi Sumatera Selatan, dengan berfokus pada probabilitas kelongsoran suatu lereng. Metode yang digunakan meliputi analisis kesetimbangan batas (Metode Bishop) dan simulasi probabilistik kelongsoran Monte-Carlo, dengan data geoteknik dari uji laboratorium. Permodelan dilakukan menggunakan Software Minescape 5.7 dan Software Rocscience Slide 6.0. Hasilnya menunjukkan bahwa lereng dengan sudut 45° memiliki Faktor Keamanan sebesar 2,3 yang berarti (stabil), dan melakukan simulasi untuk mengoptimasikan nilai lereng sehingga akan tetap stabil pada sudut 45° (FK 1,3), tetapi cenderung tidak stabil pada sudut 50° (FK 1,2) dan 55° (FK 1,1). Simulasi probabilistik juga menunjukkan peningkatan risiko kelongsoran seiring bertambahnya sudut lereng. Rekomendasi mempertahankan sudut lereng sesuai standar KEPMEN ESDM No.1827 (FK>1,25) untuk menjamin keselamatan. Penelitian ini mendukung desain lereng tambang terbuka yang aman dan efisien.
Copyrights © 2025