Bidang studi IPA di SD perlu didukung oleh media pembelajaran yang interaktif sehingga dapat memperbaiki capaian akademik siswa. Platform Educaplay merupakan salah satu media interaktif yang dapat digunakan, karena menyediakan berbagai aktivitas edukatif berbasis permainan. Meskipun demikian, efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran IPA masih memerlukan bukti empiris. Studi ini bertujuan untuk mengtahui pengaruh platform pembelajaran Educaplay terhadap peningkatan kemampuan belajar sains pada siswa kelas V. Metode yang digunakan ialah kuantitatif pre eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sejumlah 30 siswa kelas V di SDN Banjaragung 3-Bareng Jombang digunakan sebagai subjek penelitian. Instrumen peneliti berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum intervensi (pretest) dan setelah perlakuan diberikan (posttest). Teknik analisis data meliputi uji normalitas yang digunakan sebagai uji prasyarat serta uji hipotesis yang menggunakan Paired Sample t-test. Temuan studi ini memperlihatkan terdapat peningkatan pada capaian akademik siswa setelah belajar dengan dukungan Educaplay. Rerata nilai pretest sebesar 64,40 naik menjadi 81,47 pada tahap posttest, sehingga terdapat peningkatan sebesar 17,07 poin. Hasil Uji hipotesis menunjukkan nilai t = –19,110 dengan p < 0,001, yang mengindikasikan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai posttest, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Educaplay berpengaruh positif terhadap capaian belajar khususnya pada materi magnet. Siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan Educaplay menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik. Oleh sebab itu, Educaplay layak digunakan sebagai perangkat ajar digital yang berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar sains di sekolah dasar.
Copyrights © 2025