Krisis lingkungan yang semakin nyata menuntut pembentukan kesadaran ekologis yang berpijak pada nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana guru Akidah Akhlak di MTs. Maftahul Falah Sinanggul Mlonggo Jepara mengintegrasikan nilai ekoteologi dalam pembelajaran serta mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan, melibatkan guru, siswa, dan kepala sekolah, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis. Temuan menunjukkan integrasi ekoteologi diterapkan melalui pengaitan materi dengan tanggung jawab ekologis, praktik langsung di sekolah, dan refleksi peserta didik. Faktor pendukung mencakup motivasi siswa, relevansi materi, kegiatan praktik, dan dukungan sekolah, sementara kendala meliputi keterbatasan fasilitas, rendahnya kesadaran siswa, resistensi pihak terkait, dan metode pembelajaran yang kurang inovatif. Kesimpulannya, pembelajaran Akidah Akhlak mampu menumbuhkan kesadaran ekologis yang berkelanjutan dan menegaskan peran penting guru serta kepala sekolah dalam implementasinya.
Copyrights © 2026