Penelitian ini mengevaluasi ergonomi furniture edukatif dalam mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran di taman kanak-kanak (TK). Furniture yang tidak ergonomis dapat menyebabkan gangguan postur, kelelahan fisik, dan menurunnya konsentrasi anak saat belajar. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan kajian literatur di TK RA Al-Hikamus Salafiyyah dan TKIT Al-Ittihad. Design thinking diaplikasikan dalam lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test untuk merumuskan solusi ergonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa furniture di TK RA Al-Hikamus Salafiyyah tidak memenuhi standar ergonomi, ditandai dengan ukuran kursi dan meja yang tidak proporsional, material yang berat, dan desain sudut yang tajam. Sementara itu, TKIT Al-Ittihad memiliki furniture yang lebih ergonomis, namun tetap membutuhkan penyesuaian bagi anak-anak bertubuh kecil. Analisis data mengindikasikan bahwa perbedaan ini disebabkan oleh metode produksi dan rendahnya kesadaran terhadap standar ergonomi. Diskusi menyimpulkan bahwa penerapan ergonomi pada furniture edukatif akan meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efektivitas pembelajaran, serta meminimalisir risiko cedera. Rekomendasi diberikan untuk memperbaiki desain furniture sesuai standar ergonomi guna mendukung perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2025