Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak usia dini memaknai dan menginterpretasikan karya seni yang mereka ciptakan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap hasil karya seni anak usia 5–6 tahun di lingkungan taman kanak-kanak. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema yang bermakna dari pengalaman kreatif anak. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) anak menggunakan karya seni sebagai media ekspresi imajinatif dan emosional, (2) anak membangun narasi personal di balik karya mereka, (3) anak memiliki alasan dan logika tersendiri dalam memilih warna, bentuk, dan tema, serta (4) pemberian ruang interpretatif mendorong terbentuknya rasa percaya diri dan refleksi diri anak. Temuan ini menunjukkan bahwa karya seni anak bukan sekadar produk visual, melainkan representasi kompleks dari pikiran, emosi, dan pengalaman mereka. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran pendidik dalam mendukung proses interpretatif anak melalui dialog yang terbuka dan reflektif, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk berekspresi kreatif. Penelitian ini memperkuat perspektif anak sebagai subjek aktif dalam membentuk makna melalui karya seni.
Copyrights © 2025