Latar Belakang: Moderasi beragama merupakan pendekatan penting dalam menjaga kerukunan masyarakat multikultural. Desa Ngablak ini memiliki tradisi toleransi yang kuat, namun belum pernah ada seminar lintas agama yang diadakan secara resmi guna memperkokoh pemahaman masyarakat secara akademis dan teoris terkait moderasi beragama Tujuan: Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan seminar moderasi beragama, menganalisis respon masyarakat, serta mengkaji kontribusinya terhadap interaksi lintas iman. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil: Seminar yang menghadirkan pemateri dari Islam, Kristen, dan Katolik membahas empat pilar moderasi beragama. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan peningkatan interaksi positif, rasa saling percaya, dan komitmen menjaga kerukunan. Kesimpulan: seminar lintas agama ini efektif memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di desa ngablak.
Copyrights © 2026