Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Religiusitas Santri Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Anfira, Rizki Firdausi; Afandi, Nur Aziz; Sayekti, Fatma Puri
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.674

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat religiusitas santri di pondok pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah santri dewasa di pondok pesantren Al- Mahrusiyah. Penelitian ini mengguankan metode non-probability sampling dengan teknik sampling purposive atau dengan tidak memberikan peluang yang sama bagi anggota populasi. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 49 orang. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis statistik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa santri Al-Mahrusiyah memiliki tingkat religiusitas yang tinggi dengan jumlah presentase 81,3% dan kategori sedang dengan presentase sebesar 18,36%. Perkembangan religiusitas santri di Pondok Pesantren Al- Al-Mahrusiyah didukung oleh lingkungan santri berasal dan kegiatan-kegiatan pondok baik kegiatan-kegiatan harian, mingguan dan tahunan.
Hubungan Character Strength Mahasiswa Dengan Preferensi Kepribadian Dosen Fakultas Ushuluddin dan DakwahH IAIN Kediri Muzakki, Imron; Sayekti, Fatma Puri; Fitriah, Lailatul
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v16i1.23290

Abstract

The personality aspect of lecturers remains a significant concern at the Faculty of Ushuluddin and Dakwah (FUDA), IAIN Kediri. Lecturer evaluations by students over the past year indicate that this aspect received the lowest scores compared to pedagogic, professionalism, and social aspects. This study aims to: a) identify the dominant character strengths of FUDA students, b) describe students' preferences for lecturers' personality types, and c) examine the relationship between student character strengths and their personality preferences in lecturers. A quantitative approach using a survey method was employed, with cluster random sampling based on seven study programs. A total of 315 students from semesters 2, 4, and 6 participated. Instruments included the Character Strength Scale by Garvin (based on Peterson and Seligman) and the Lecture Preference Questionnaire (LPQ), adapted from the NEO-Personality Inventory. Results revealed wisdom and knowledge (27%) as the most dominant character strength, while temperance (9%) was the lowest. Most students preferred lecturers with openness (29%) and least preferred neuroticism (5%). Bivariate correlation showed positive relationships between all character strengths and preferred lecturer traits such as openness, conscientiousness, extraversion, and agreeableness, and a negative relationship with neuroticism. These findings suggest the importance of strengthening both student character and lecturer personality through targeted development programs.
Penguatan Nilai Moderasi Beragama Melalui Seminar Lintas Agama di Desa Ngablak Nurhalizah M, Siti; Aliyah, Himmatul; Ananda, Prissilia Melda Ayu; Alfaruq, Muhammad Faiz; Sari, Deva Putri; Sugiarti, Ririn; Saputra, Ivando Ananta Budi; Kholas, Muhamad Danial; Sayekti, Fatma Puri
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.263

Abstract

Latar Belakang: Moderasi beragama merupakan pendekatan penting dalam menjaga kerukunan masyarakat multikultural. Desa Ngablak ini memiliki tradisi toleransi yang kuat, namun belum pernah ada seminar lintas agama yang diadakan secara resmi guna memperkokoh pemahaman masyarakat secara akademis dan teoris terkait moderasi beragama Tujuan: Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan seminar moderasi beragama, menganalisis respon masyarakat, serta mengkaji kontribusinya terhadap interaksi lintas iman. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil: Seminar yang menghadirkan pemateri dari Islam, Kristen, dan Katolik membahas empat pilar moderasi beragama. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan peningkatan interaksi positif, rasa saling percaya, dan komitmen menjaga kerukunan. Kesimpulan: seminar lintas agama ini efektif memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di desa ngablak.