Latar Belakang: Petani padi di Desa Tamangede menghadapi permasalahan efisiensi rendah dalam pengolahan pasca panen akibat ketergantungan pada penggilingan konvensional yang menimbulkan biaya tinggi dan losses mencapai 15-20%. Tujuan: mengimplementasikan teknologi Triple Function Electrical Portable Mini Rice Milling (TFEPMRM) berbasis IoT untuk meningkatkan efisiensi pengolahan gabah dan pendapatan petani. Metode: Pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan transfer teknologi, pendampingan pembuatan mesin, pelatihan operasional, dan monitoring berbasis IoT pada kelompok tani selama periode Januari hingga Oktober 2025. Hasil: Implementasi menghasilkan peningkatan efisiensi dengan kapasitas 80 kg/6 menit, efisiensi dehusking 95%, milling recovery 83.6-87.4%, pengurangan biaya operasional 84.2%, dan potensi peningkatan pendapatan petani mencapai Rp 5.427.500 per tahun per hektar. Kesimpulan: Teknologi TFEPMRM efektif meningkatkan efisiensi pengolahan padi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani melalui pengurangan losses dan biaya operasional.
Copyrights © 2026