Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Kondisi ini mencerminkan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh interaksi kompleks antara faktor biologis, sosial ekonomi, lingkungan, pendidikan, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama penyebab stunting melalui pendekatan systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Sumber data diperoleh dari 20 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2018–2025 melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa determinan utama stunting meliputi status gizi ibu hamil, praktik pemberian ASI dan MPASI, tingkat pendidikan dan pendapatan keluarga, kondisi sanitasi lingkungan, faktor sosial budaya dan kesehatan mental ibu, serta kecukupan asupan zat gizi makro dan mikro. Selain itu, inovasi teknologi seperti pemodelan K-Means Clustering berpotensi membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kelompok berisiko tinggi dan merancang kebijakan berbasis data yang lebih tepat sasaran. Kesimpulannya, pencegahan stunting memerlukan pendekatan lintas sektor yang komprehensif dengan mengintegrasikan aspek gizi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kebijakan publik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan pencapaian target nasional dan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam penghapusan segala bentuk malnutrisi.
Copyrights © 2025