penting dalam mendukung pengambilan keputusan dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Melalui evaluasi akhir, sekolah dapat mengukur ketercapaian hasil belajar, menilai efektivitas proses pembelajaran, serta memastikan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan evaluasi akhir di banyak satuan pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan kesesuaian instrumen evaluasi, pemanfaatan hasil evaluasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan evaluasi akhir ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut dalam kaitannya dengan proses pengambilan keputusan dan peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan staf administrasi di tiga sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan evaluasi akhir pada umumnya telah selaras dengan standar nasional pendidikan. Namun demikian, masih ditemukan ketidakkonsistenan dalam tahap pelaksanaannya, khususnya dalam penggunaan instrumen penilaian berbasis kompetensi dan integrasi teknologi penilaian. Selain itu, data hasil evaluasi belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan pengembangan program sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pendidik dalam manajemen evaluasi, peningkatan sistem monitoring evaluasi, serta pengembangan budaya sekolah berbasis data. Dengan demikian, evaluasi akhir tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai landasan strategis dalam pengambilan keputusan dan peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025