Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi living hadits dalam pembentukan karakter anak pada lembaga pendidikan Islam kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten dan studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi proses transformasi hadits-hadits Nabi tentang pengasuhan anak dari teks normatif menjadi praktik pendidikan yang hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi living hadits dalam konteks pendidikan anak dilakukan melalui tiga dimensi utama: kurikuler, kultural, dan interpersonal. Nilai-nilai yang dihidupkan dari hadits, seperti kasih sayang (rahmah), konsistensi (istiqamah), keteladanan (uswah), dan pembiasaan (ta‘wīd), menjadi dasar dalam pembentukan karakter anak. Integrasi antara nilai-nilai hadits dan teori perkembangan anak kontemporer menghasilkan kerangka pendidikan Islam yang kontekstual dan relevan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan ilmu pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar tradisi kenabian.
Copyrights © 2025