Program pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kapasitas kelembagaan, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya keterampilan kader dalam memberikan layanan kesehatan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi sarana, meningkatkan kapasitas kader, dan memperkuat kelembagaan Posyandu agar mampu berfungsi lebih optimal dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan manajemen administrasi dan teknis kesehatan, pendampingan kader, serta penyediaan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa TV LED, AC, antropometri kit, dan media edukasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek manajemen kelembagaan, di mana pemahaman pengurus naik dari 28% menjadi 85% dan sistem pelaporan kini dilakukan secara bulanan. Partisipasi masyarakat juga meningkat dari 30% menjadi 70% setelah dilakukan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan, disertai dengan meningkatnya cakupan imunisasi dan pemahaman gizi ibu balita. Revitalisasi sarana terbukti meningkatkan kenyamanan layanan dan kualitas pencatatan tumbuh kembang anak, sementara pelatihan kader menghasilkan peningkatan kompetensi dalam komunikasi kesehatan dan layanan berbasis komunitas. Kesimpulannya, program ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan keterampilan kader, serta mendorong partisipasi masyarakat, sehingga Posyandu Ananda dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan komunitas yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.
Copyrights © 2025