Pelabuhan Sunda Kelapa adalah pelabuhan bersejarah yang akan dikembangkan dengan menggabungkan aktivitas bongkar muat konvensional dan pariwisata heritage. Jika dinilai dari perspektif pariwisata, Pelabuhan Sunda Kelapa masih menghadapi permasalahan dalam aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A) sebagai penilaian dasar dari industri wisata yang dikatakan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menilai kondisi eksisting serta merumuskan strategi untuk mendukung rencana pengembangan menggunakan pendekatan mix method. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup kuesioner, wawancara, observasi. Sedangkan untuk analisis data menggunakan kategorisasi skala interval dan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas 3A masih dinilai cukup oleh wisatawan, sehingga perlu dilakukan peningkatan, terutama pada fasilitas dan manajemen kawasan. Adapun strategi yang didapatkan meliputi Pengembangan Fasilitas Wisata yang Nyaman dan Aman serta Penguatan Promosi Digital (WT), Optimalisasi Auto Gate Pass dan Jalur Alternatif Wisatawan (ST), Penerapan SOP Wisatawan dan Pengaturan Jalur Terintegrasi (WO), Pengembangan Paket Wisata dan Kuliner Terintegrasi (SO).
Copyrights © 2025