Penerapan pendidikan lingkungan di sekolah dasar sangat penting untuk mendorong perilaku berkelanjutan sejak dini, terutama di lembaga-lembaga dengan sumber daya terbatas. Implementasi Green Education di SD Negeri Belitung Utara 3 Banjarmasin merupakan bidang studi yang signifikan, karena sekolah tersebut secara konsisten berupaya meningkatkan kesadaran lingkungan melalui berbagai program yang sederhana. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, pengamatan non-partisipatif terhadap aktivitas lingkungan dan proses pembelajaran, serta analisis dokumen sekolah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa Green Education diintegrasikan melalui pembelajaran lingkungan berbasis nilai, kegiatan Jum’at Bersih, dan pemanfaatan tanaman berkayu untuk upaya penghijauan. Guru dan siswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, yang menghasilkan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Namun, implementasi program ini menghadapi tantangan berkelanjutan, seperti fasilitas yang tidak memadai seperti tempat sampah 3R, kurangnya ruang hijau, dan anggaran sekolah yang terbatas. Studi ini menyimpulkan bahwa program Green Education dapat bertahan melalui langkah-langkah sederhana dan kerja sama komunitas sekolah. Teks ini memberikan panduan bagi lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan fasilitas dan menciptakan inisiatif lingkungan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025