Perilaku insecure terhadap body shape merupakan masalah umum di kalangan remaja jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), dipengaruhi oleh tekanan sosial, media massa dan perubahan pubertas yang dapat berdampak pada kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) menawarkan pendekatan efektif untuk mengatasi hal ini melalui teknik seperti cognitive restructuring, behavioral activation, exposure therapy, dan mindfulness. Kajian ini mengkaji implementasi teknik CBT dalam konteks SMA, termasuk penilaian awal, sesi terapi, integrasi kurikulum, dan dukungan lingkungan. CBT terbukti efektif dalam mengurangi gejala body dissatisfaction, meningkatkan self-esteem, dan mencegah perilaku maladaptif, dengan efektivitas jangka panjang yang signifikan. Implementasi melibatkan kolaborasi sekolah, psikolog, dan keluarga, disesuaikan dengan budaya lokal. Kesimpulan menunjukkan CBT sebagai intervensi efisien dan terbukti, mendorong adopsi dalam program kesehatan sekolah untuk mendukung kesejahteraan remaja.
Copyrights © 2025