Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII dan IX SMP Negeri 2 Kota Makassar yang berjumlah 380 peserta didik, dengan sampel sebanyak 66 peserta didik yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan uji korelasi Product Moment dan koefisien Cronbach Alpha. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry yang meliputi inquiry terbimbing, inquiry bebas, dan inquiry bebas yang dimodifikasi berada pada kategori sedang. Minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam juga berada pada kategori sedang. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran inquiry berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,716 menunjukkan bahwa model pembelajaran inquiry memberikan kontribusi sebesar 71,6% terhadap minat belajar peserta didik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiry memiliki peran penting dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Makassar.
Copyrights © 2025