Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi pertumbuhan dan perkembangan di kelas IX SMP Negeri 9 Medan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest dua kelompok. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 9 Medan dengan jumlah total 120 siswa. Sampel penelitian diambil dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen IX1 dengan jumlah total 31 siswa dan kelas kontrol IX4 dengan jumlah total 29 siswa. Instrumen yang digunakan adalah 20 soal pilihan ganda yang telah divalidasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan uji-t, dan uji pengaruh menggunakan ukuran efek. Analisis data untuk kelas eksperimen dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) memperoleh nilai rata-rata pretest 42,41 dan nilai rata-rata posttest 89,67. Kelas kontrol dengan model konvensional memperoleh nilai rata-rata pretest 41,03 dan nilai rata-rata posttest 82,75. Penelitian ini juga mengamati aktivitas siswa di kelas eksperimen. Berdasarkan observasi, ditemukan bahwa aktivitas siswa meningkat dari pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir. Hasil uji t dengan tingkat signifikansi α = 0,05 memperoleh thitung > ttabel (6,59 > 1,671) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kedua kelas, sehingga hipotesis Ha diterima sementara Ho ditolak. Uji ukuran efek menunjukkan hasil ≤ 0,8 dengan kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulannya, peningkatan hasil belajar siswa di kelas eksperimen meningkat.
Copyrights © 2026