Pendidikan pada jenjang sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kebiasaan belajar peserta didik, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Konsep Tri Pusat Pendidikan yang meliputi keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan kolaborasi Tri Pusat Pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital pada jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru dan orang tua siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi aktual, permasalahan, serta bentuk kolaborasi antar unsur Tri Pusat Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga, sekolah, dan masyarakat telah berjalan, namun belum terintegrasi secara optimal. Keterbatasan pendampingan orang tua, ketidakkonsistenan komunikasi antara sekolah dan keluarga, serta rendahnya keterlibatan masyarakat menjadi faktor penghambat utama dalam pembentukan karakter dan pembinaan perilaku belajar siswa. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan yang memerlukan pengawasan dan pendampingan bersama. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kolaborasi Tri Pusat Pendidikan secara harmonis dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang konsisten, adaptif, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar di era digital.
Copyrights © 2026